geyanissa
Senin, 25 Agustus 2014
Teknologi Masa Lalu,Masa Kini Dan Masa Depan
https://docs.google.com/document/d/10hpjYsIVunuFk4jtLyoo8xn85wagmCpaf2v9uimlmyw/edit?usp=sharing
Senin, 18 Agustus 2014
Sejarah Puasa
Puasa merupakan salah satu rukun Islam yang dilaksanakan
oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Allah swt. telah mewajibkannya kepada kaum
yang beriman, sebagaimana telah diwajibkan atas kaum sebelum Muhammad saw.
Puasa merupakan amal ibadah klasik yang telah diwajibkan atas setiap umat-umat
terdahulu.
Ada empat bentuk puasa yang telah dilakukan oleh umat
terdahulu, yaitu:
- Puasanya orang-orang sufi, yakni praktek puasa setiap hari
dengan maksud menambah pahala. Misalnya puasanya para pendeta
– Puasa bicara, yakni praktek puasa kaum Yahudi. Sebagaimana
yang telah dikisahkan Allah dalam Al-Qur’an, surat Maryam ayat 26 :
“Jika kamu (Maryam) melihat seorang manusia, maka
katakanlah, sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk tuhan yang Maha
Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”
(Q.S. Maryam :26).
– Puasa dari seluruh atau sebagian perbuatan (bertapa),
seperti puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Budha dan sebagian Yahudi. Dan
puasa-puasa kaum-kaum lainnya yang mempunyai cara dan kriteria yang telah
ditentukan oleh masing-masing kaum tersebut.
– Sedang kewajiban puasa dalam Islam, orang akan tahu bahwa
ia mempunyai aturan yang tengah-tengah yang berbeda dari puasa kaum sebelumnya
baik dalam tata cara dan waktu pelaksanaan. . Hal mana telah menunjukkan
keluwesan Islam.
Keutamaan bulan ramadhan bagi umat islam
Telah diwajibkan kepada umat Islam untuk berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah ini memiliki banyak keutaaman bagi umat Islam, bahkan beberapa menyebutnya bulan seribu bulan.
Muslim Prays Inside Baiturrahman Mosque
Khusus pada bulan Ramadhan ini, amal kebaikan umat Islam
akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda, bahkan bila kita
menjalani puasa dengan sempurna, ketika hari lebaran datang, kita akan bersih
dari dosa seperti bayi yang baru lahir kembali. Maka kita sebagai umat muslim
sudah seharusnya tidak melewatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang sia-sia,
agar lebih termotivasi menjalani bulan puasa dan lebih memahami makna bulan
ramadhan itu sendiri, mari kita ketahui bersama apa saja keutamaan-keutamaan
bulan Ramadhan, bulan penuh berkah.
1. Bulan
Diturunkannya Al-Quran
Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana kitab suci umat Islam
(Al-Qur’an) pertamakali diturunkan. Sesuai dengan QS. Al-Baqarah 185 yang
artinya:
“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan,
bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi
manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara
yang hak dan yang batil).”
2. Amal Sholeh Yang
Berlipat Ganda
Sebagai umat Islam yang menjalankan amalan sholeh dan
kewajiban seorang muslim pada bulan ramadhan akan mendapatkan balasan berlipat
ganda, sampai sebagai 70 kali lipat sebagaimana terdapat dalam Hadist:
Khutbah Rasululah saw pada akhir bulan Sa`ban “Hai manusia,
bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaung. Bulan yang didalamnya
ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah
mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan. Barang siapa yang pada bulan itu
mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang
yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa
yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu,nilainya sama dengan tujuh puluh
kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan
sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR.
Bukhori-Muslim).
3. Bulan Pernuh
Keberkahan
Pada bulan puasa seorang muslim berkesempatan untuk kembali
ke jalan yang baik dan mendapat keberkahan yang nilainya sama dengan seribu
bulan. Maka bila seorang muslim pada bulan puasa saja tidak juga memanfaatkan
kesempatannya, bulan lain kemungkinan akan lebih buruk lagi. seperti hadits
dibawah ini:
“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah.
Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup
pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu
malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak
berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk
selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l,
dan Baihaqi).
4. Ramadhan Bulan
Pengampunan Dosa
Pada bulan Ramadhan juga seorang muslim berkesempatan untuk
meraih pahala sebanyak-banyaknya, bahkan ibadah yang sempurna pada bulan puasa
akan menjadikan seorang muslim suci kembali bagaikan bayi yang baru lahir.
Sesuai Hadist Shahih: “Barangsiapa
yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya
yang lalu.” (HR. Bukhari)
“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan Ramadhan
ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi
dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)
5. Pintu Surga
Ditutup, Pintu Neraka Ditutup
Selebar-lebarnya pintu untuk kembali ke jalan yang lurus
pada bulan Ramadhan dibuka bagi umat Islam. Sesuai Hadist dibawah ini: “Jika datang Ramadhan, maka dibukalah
pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.” (HR. Muslim)
6. Bulan yang
Mendidik untuk Mencapai Ketaqwaan
Menahan haus, lapar dan amarah merupakan jalan menuju
sifat-sifat sabar yang taqwa. Itulah mengapa berpuasa sebulan penuh pada
Ramadhan dapat membimbing umat Islam mencapai ketawaan. Sesuai surat dalam
Al-Quran yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu
bertaqwa” (QS. Al Baqarah 183)
7. Terdapat Malam
Lailatul Qadar
Malam 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan merupakan
waktu-waktu yang diantaranya terdapat malam Lailatul Qadar, dimana malam
tersebut baik diisi doa-doa yang baik dan mukjizat dapat turun pada umat Islam
pada malam Lailatul Qadar tersebut.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul
qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam
kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr 1-3)
Kemuliaan bulan suci ramadhan
Bulan Ramadhan telah datang, sungguh mulia bulan yang penuh keberkahan ini. Nabi SAW selalu memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan kedatangan bulan Ramadhan. Nabi SAW bersabda “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan puasa atas kalian didalamnya. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka Jahim ditutup, setan-setan dibelenggu dan didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang diharamkan mendapatkan kebaikan malam ini, maka ia telah diharamkan.” (HR. Ahmad, dishahihkan al-Ar-na’uth)
Allah SWT telah mengistimewakan bulan Ramadhan secara
spesifik dengan menurunkan Kitab-Nya yang teragung untuk umat termulia. Allah SWT berfirman: “(Beberapa hari yang
ditentukan itu adalah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan
(permulaan) al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai
petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil) ....” (QS. al-Baqarah [2]: 185)
Dalam bulan Ramadhan, terdapat satu malam yang lebih baik
dari seribu bulan. Ini adalah keberkahan, rahmat dan pemuliaan Allah SWT kepada
umat ini. Kita adalah umat yang dirahmati.
Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu
neraka ditutup. Keistimewaan ini tidak terdapat pada bulan lain, maka kenalilah
kemuliaan bulan agung ini. Kita semua tidak tahu, bila kita tidak juga masuk
surga ketika pintu-pintu terbuka, kapan lagi kita bisa memasukinya?
Rosulullah SAW bersabda, “Semenjak malam pertama bulan
Ramadhan setan-setan dan jin yang durhaka dibelenggu, pintu-pintu neraka
ditutup, tiada satupun pintu yang terbuka dan ada penyeru yang berseru, ‘Wahai
pencari kebaikan, kemarilah. Wahai pencari keburukan, kembalilah.”(HR. At-Tirmidzi, dishahihkan al-Albani).
Pada bulan Ramadhan ada banyak sebab untuk diampuni dosa dan
dibebaskannya seorang hamba Mukmin dari Neraka. Rosulullah SAW bersabda,
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala
(dari Allah) makan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Beliau SAW juga bersabda, “Orang yang berpuasa itu mempunyai
dua kegembiraan, yaitu: (1) ketika ia berbuka ia gembira karena berbukanya; dan
(2) ketika menghadap Robbnya ia bergembira dengan puasanya.” (HR. al-Bukhari)
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan lahir dan batin kita
untuk dapat memakmurkan waktu-waktu yang mulia di bulan Ramadhan ini dengan
berbagai amal ibadah yang diridhai-Nya dan semoga Dia berkenan menerima amal
shaleh kita.
Menyambut bulan suci ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah,
bulan yang sangat diistimewakan oleh Allah SWT, didalamnya terdapat malam yang
lebih baik dari seribu bulan, di dalamnya penuh dengan rahmah, ampunan dan
pembebasan dari api neraka, bulan yang dirindukan kedatangannya dan ditangisi
kepergiannya oleh orang- orang yang shalih. Pada bulan Ramadhan inilah kaum
muslimin seharusnya melakukan pengembaraan ruhani dengan mengekang nafsu
syahwat dan mengisi dengan amal-amal yang mulia. Semua itu merupakan momen dan
sekaligus sarana yang baik untuk mencapai puncak ketaqwaan. Dosa dan kekhilafan
juga merupakan sasaran yang akan kita hapuskan dalam bulan Ramadhan ini.
Untuk mendekatkan sasaran tersebut, kiranya perlu menyambut
tamu Allah SWT yang agung ini dengan mengadakan pembekalan ruhani dan
pengetahuan tentang bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Diantara bekal-bekal
yang harus dimiliki dalam menyongsong bulan mulia ini adalah:
1. Mempersiapkan
persepsi yang benar tentang bulan Ramadhan
Untuk memberikan motivasi beribadah di bulan Ramadhan dengan
optimal, sebelum Ramadhan datang Rasulullah SAW mengumpulkan para sahabatnya
guna memberikan persepsi yang benar dan mengingatkan betapa mulianya bulan
Ramadhan. Dalam sebuah hadits yang panjang Rasulullah SAW bersabda:
Dari Salman ra. Beliau berkata: Rasulullah berkhutbah
ditengah-tengah kami pada akhir Sya’ban, Rasulullah bersabda: Haimanusia, telah
menjelang kepada kalian bulan yang sangatagung, penuh dengan barakah,
didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan dimana Allah SWT
telah menjadikan puasa didalamnya sebagai puasa wajib, qiyamullailnya sunnah,
barangsiapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan suatu
kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan amalan wajib tujuh puluh kali
pada bulan lainnya dst. (HR. Ibnu Huzaimah, beliau berkata: hadits ini adalah
hadits shahih)
2. Membekali diri
dengan ilmu yang cukup
Sasaran dari ibadah puasa adalah untuk meningkatkan kualitas
iman dan taqwa kita. Untuk itu, ibadah puasa harus dilakukan dengan tatacara
yang benar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
Banyak orang berpuasa yang tidak mendapat apa-apa dari
puasanya kecuali lapar. Dan banyak orang shalat malam, tidak mendapat apa-apa
dari shalatnya kecuali begadang. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta (dalam
berpuasa) dan tetap melakukannya, maka Allah SWT tidak butuh ia meninggalkan makan
dan minumnya. (HR. Bukhari)
Dari dua hadits di atas bisa disimpulkan bahwa membekali
diri dengan segala ilmu yang berkaitan dengan puasa Ramadhan akan sangat
berpengaruh terhadap kemampuan kita untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan kita
melalui bulan Ramadhan yang mulia ini.
3. Melakukan
persiapan jasmani dan ruhani
Sebelum masuk bulan Ramadhan, Rasulullah SAW mengajarkan
kepada kita agar banyak melakukan ibadah puasa di bulan Sya’ban. Dengan
berpuasa di bulan Sya’ban berarti kita telah mengkondisikan diri, baik dari
sisi ruhiyah maupun jasadiah. Kondisi ini akan sangat positif pengaruhnya dan
akan mengantarkan kita dalam menyambut Ramadhan dengan berbagai ibadah dan
amalan yang disunnahkan. Di sisi lain, tidak akan terjadi lagi gejolak fisik
dan proses penyesuaian terlalu lama seperti banyak terjadi pada orang yang
pertama kali berpuasa, misalnya lemas, badan terasa panas, tidak bersemangat,
banyak mengeluh, dsb
4. Memahami
keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan diciptakan Allah SWT penuh dengan keutamaan
dan kemuliaan. Maka mempelajari dan memahami keutamaan dan kemuliaan tersebut
akan memotifasi kita untuk lebih meningkatkan amal ibadah kita. Diantara
keutamaan dan kemuliaan bulan Ramadhan adalah :
a. Bulan kaderisasi taqwa dan bulan diturunkannya Al Qur’an
Allah SWT berfirman :
”Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agarkamu bertaqwa”(QS:AI-Baqarah:183)
Bulan Ramadhan bulan yang didalamnya diturunkan AI-Qur’an sebagai
petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan
pembeda(antara yang hak dan yang bathil) maka barang siapa mendapatkannya
hendaklah iapuasa. (QS:AI-Baqarah:185)
b. Bulan paling
utama, bulan penuh berkah
Rasulullah SAW bersabda:
Bulan paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang
paling mulia adalah hari Jum’at.
Dari Ubaidah bin Sharnit, bahwa ketika Ramadhan tiba.
Rasulullah bersabda: Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh
berkah, pada bulan itu Allah SWT akan memberikan naungan~Nya kepada kalian, Dia
turunkan rahmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan dan Dia kabulkan do’a.
Pada bulan itu Allah SWT akan melihat kalian berlomba melakukan kebaikan. Allah
SWT akan membanggakan kalian di depan Malaikat. Maka perlihatkanlah kebaikan
diri kalian kepada Allah SWT, sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang
pada bulan itu tidak mendapat rahmatAllah SWT. (HR. Tabrani).
c. Bulan ampunan
dosa, bulan peluang emas melakukan ketaatan
Rasulullah SAW bersabda: ”Antara shalat lima waktu, dari
hari jum’at sampai jum’at lagi, dari Ramadhan ke Ramadhan, dapat menghapuskan
dosa-dosa kecil apabila dosa-dosa besar dihindarkan.” (HR. Muslim)
Barang siapa puasa karena iman dan mengharap pahala dari
Allah SLVT ia akan diampuni semua dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari-Muslim)
Apabila bulan Ramadhan telah datang pintu syurga dibuka,
pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu. (HR. Bukhari-Muslim)
d. Bulan
dilipatgandakannya pahala amalshalih
Rasulullah SAW bersabda:
Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu
kebaikan menjadi sepuluh kali lipat sampal tujuh ratus kali lipat, Allah
SWTberfirman: “Kecualipuasa, puasa itu untuk Ku dan Akulah yang akan
membalasnya. la tinggaikan nafsu syahwat dan makanannya semata-mata karena
Aku”. Orang yang berpuasa mendapat dua kebahagiaan ketika berbuka, dan ketika
berjumpa Rabb-nya. Bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah SWTIebih wangi
daripada bau parfum misik.” (HR. Muslim)
Rabb-mu berkata: “Setiap perbuatan baik (di bulan Ramadhan)
dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat.
Puasa untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai dari api
neraka, bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah SWT lebih wangi dari parfum
misik. Apabila orang bodoh berlaku jahil kepada seseorang diantara kamu yang
sedang berpuasa, maka hendaklah kamu katakan: “Saya sedang puasa.” (HR.
Tirmidzi)
e. Bulan jihad dan
kemenangan
Sejarah telah mencatat, bahwa pada bulan suci Ramadhan
beberapa kesuksesan dan kemenangan besar diraih ummat Islam. Ini membuktikan
bahwa bulan Ramadhan bukan merupakan bulan malas dan bulan lemah, tapi bulan
Ramadhan adalah bulan jihad dan kemenangan.
Perang Badar yang diabadikan dalam AI-Qur’an sebagai “Yaumul
Furqan”, ummat Islam meraih kemenangan besar pada tanggal 17 Ramadhan tahun 10
Hijriyah dan saat itu juga gembong kebathilan Abu Jahal terbunuh. Pada bulan
Ramadhan, Fathu Makkah(pembebasan kota Makkah) yang diabadikan oleh AI-Qur’an
sebagai “Fathan Mubina”, terjadi pada tanggal 10 Ramadhan tahun 8 Hijriah.
Perang “Ain Jalut” menaklukan tentara Mongol terjadi pada
bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 25 Ramadhan 658 Hijriah.
Andalusia(Spanyol) ditaklukan oleh tentara Islam dibawah pimpinan Tariq bin
Ziyad juga terjadi pada bulan Ramadhan, yaitu pada tanggal 28 Ramadhan 92
Hijriah.
Hikmah melaksanakan ibadah puasa ramadhan
Ibadah
puasa Ramadhan memiliki banyak keutamaan, dan
diantara keutamaan tersebut sebagian besar manfaat/hikmahnya merupakan untuk
diri kita sendiri.
Hikmah berpuasa yang
kita dapatkan ini tentunya berkaitan erat dengan amalan puasa yang kita jalani
dan tentunya amalan pada puasa ramadhan bukanlah hanya menahan makan dan minum
saja, melainkan juga menjalankan amalan ibadah Ramadhan
lainnya, seperti bersedekah, Itikaf, Silaturahmi, Menghindari diri
dari yang haram, dan banyak lagi.
Maka dari itu, agar
lebih termotivasi dalam menyempurnakan puasa tahun 2013 ini, kami sajikan untuk
Anda 10 hikmah melaksanaka ibadah puasa Ramadhan yang dikutip dari berbagai
sumber, selamat menyimak.
- Melatih Disiplin Waktu – Untuk menghasilkan puasa yang tetap fit dan kuat di siang hari, maka tubuh memerlukan istirahat yang cukup, hal ini membuat kita tidur lebih teratur demi lancarnya puasa. Bangun untuk makan sahur dipagi hari juga melatih kebiasaan untuk bangun lebih pagi untuk mendapatkan rejeki (makanan).
- Keseimbangan dalam Hidup – Pada hakikatnya kita adalah hamba Allah yang diperintahkan untuk beribadah. Namun sayang hanya karena hal duniawi seperti pekerjaan, hawa nafsu dan lain-lain kita sering melupakan kewajiban kita. Pada bulan puasa ini kita terlatih untuk kembali mengingat dan melaksanakan seluruh kewajiban tersebut dengan imbalan pahala yang dilipatgandakan.
- Mempererat Silaturahmi – Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
- Lebih Perduli Pada Sesama – Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan, Orang memberikan tajil perbukaan puasa gratis. Sholat bersama di masjid, memberi ilmu islam dan banyak ilmu Islam di setiap ceramah dan diskusi keagamaan yang dilaksanakan di Masjid.
- Tahu Bahwa Ibadah Memiliki Tujuan – Tujuan puasa adalah melatih diri kita agar dapat menghindari dosa-dosa di hari yang lain di luar bulan Ramadhan. Kalau tujuan tercapai maka puasa berhasil. Tapi jika tujuannya gagal maka puasa tidak ada arti apa-apa. Jadi kita terbiasa berorientasi kepada tujuan dalam melakukan segala macam amal ibadah.
- Tiap Kegiatan Mulia Merupakan Ibadah – Setiap langkah kaki menuju masjid ibadah, menolong orang ibadah, berbuat adil pada manusia ibadah, tersenyum pada saudara ibadah, membuang duri di jalan ibadah, sampai tidurnya orang puasa ibadah, sehingga segala sesuatu dapat dijadikan ibadah. Sehingga kita terbiasa hidup dalam ibadah. Artinya semua dapat bernilai ibadah.
- Berhati-hati Dalam Berbuat – Puasa Ramadhan akan sempurna dan tidak sia-sia apabila selain menahan lapar dan haus juga kita menghindari keharaman mata, telinga, perkataan dan perbuatan. atihan ini menimbulkan kemajuan positif bagi kita jika diluar bulan Ramadhan kita juga dapat menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan dosa seperti bergunjing, berkata kotor, berbohong, memandang yang dapat menimbulkan dosa, dan lain sebagainya.
- Berlatih Lebih Tabah – Dalam Puasa di bulan Ramadhan kita dibiasakan menahan yang tidak baik dilakukan. Misalnya marah-marah, berburuk sangka, dan dianjurkan sifat Sabar atas segala perbuatan orang lain kepada kita. Misalkan ada orang yang menggunjingkan kita, atau mungkin meruncing pada Fitnah, tetapi kita tetap Sabar karena kita dalam keadaan Puasa.
- Melatih Hidup Sederhana – Ketika waktu berbuka puasa tiba, saat minum dan makan sedikit saja kita telah merasakan nikmatnya makanan yang sedikit tersebut, pikiran kita untuk makan banyak dan bermacam-macam sebetulnya hanya hawa nafsu saja.
- Melatih Untuk Bersyukur – Dengan memakan hanya ada saat berbuka, kita menjadi lebih mensykuri nikmat yang kita miliki saat tidak berpuasa. Sehingga kita dapat menjadi pribadi yang lebih mensyukuri nikmat Allah SWT.
Minggu, 17 Agustus 2014
Step by step install Autocad 2002
Langkah-langkah menginstall autocad 2002
1.Buka installer Autocad 2002,klik next
2.Lalu klik I accept
3.Lalu klik next
4.Kemudian masukkan Serial Number dan CD key,lalu next
5.Isi data sesuka hati anda kemudian next
6.Pilih directory untuk menginstall,lalu next
7.Apakah anda yakin untuk memulainya jika yakin pilih next
8.Tunggu proses penginstallan
9.Dan installasi selesai lalu klik finish
10.Jika anda ingin melakukan restart pilih yes atau tidak ingin pilih no
11.Dan inilah tampilan Autocad 2002
1.Buka installer Autocad 2002,klik next
2.Lalu klik I accept
3.Lalu klik next
4.Kemudian masukkan Serial Number dan CD key,lalu next
5.Isi data sesuka hati anda kemudian next
6.Pilih directory untuk menginstall,lalu next
7.Apakah anda yakin untuk memulainya jika yakin pilih next
8.Tunggu proses penginstallan
9.Dan installasi selesai lalu klik finish
10.Jika anda ingin melakukan restart pilih yes atau tidak ingin pilih no
11.Dan inilah tampilan Autocad 2002
Langganan:
Postingan (Atom)